Friday, November 30, 2012

Resep Nasi Tim Ayam (1 Year +)

Resep Mpasi untuk anak umur 1 tahun memang sudah beragam. Biasanya sih berupa nasi tim dengan berbagai macam lauk bagik sayur atau daging. Nah, banyak mommy yang membuat antara nasi tim dan lauk ini terpisah, padahal bisa loh membuat makanan bayi ini secara bersama-sama, mungkin istilahnya one dish meal. Bikin nasi plus lauknya. Berikut ini aya dapat resep membuat nasi tim siap santap untuk bayi umur 1 tahun. Sumbernya dari milis Mpasi rumaha.

Nasi Tim Ayam

Bahan:
3 sdm beras putih, cuci bersih, tiriskan
1 potong fillet dada ayam cincang halus/kasar
300 ml air kaldu ayam
3 butir jamur kancing/merang, cincang kasar
Daun bawang secukupnya iris halus
Bawang bombay secukupnya iris halus
1 sdm Bawang putih yg di iris halus
1 sdt kecap manis
Lada bubuk sedikiiit aja
Margarin/minyak zaitun untuk menumis secukupnya

Cara Memasak:

Panaskan air kaldu, daun bawang dan bawang bombay hingga mendidih, sisihkan.
Tumis sebagian bawang putih sampe harum lalu masukkan ayam, jamur, kecap manis,
lada secuil dan 80 ml air kaldu. Aduk-aduk rata hingga kaldu asat. Angkat, sisihkan.

Panaskan kukusan.

Tumis sisa bawang putih hingga harum, masukkan beras, aduk rata, masukkan 80 ml
air kaldu masak hingga asat lalu angkat.

Siapkan pinggan tahan panas, masukkan adonan ayam, ratakan, tutup dengan beras
ratakan, masukkan kurang lebih 80 ml air kaldu ayam (sesuaikan saja sama tekstur akhir
yg dimau) masak hingga matang, kurang lebih 30 menit. Sajikan hangat. Sisa air kaldu
bisa dipakai untuk kuah nasi timnya.

Thursday, November 29, 2012

Hyper Beta Caroten pada Bayi

Pernah melihat bayi baru lahir kuning?

Ini adalah hal yang biasa, namun bagaimana jika bayi usia 10 bulan kuning? Ini bisa terjadi karena bayi kebanyakan makan makanan yang mengandung beta carotene. Iya, hyper beta carotene merupakan seuatu kondisi dimana bayi berwarna kuning terutama pada kulit dan telapak tangan karena kebanyakan mengkonsumsi makanan yang mengandung beta karoten.

Apakah hal ini wajar dan berbahaya? Wajar tentu saja jika menu si bayi memang kebanyakan beta karoten dan tentu saja tidak berbahaya karena bisa hilang sendiri jika asupan beta karoten untuk sementara dihentikan. Sisa beta karoten dalam tubuh akan larut dalam air sehingga akan berkurang.

Cuta sendiri sih belum pernah divonis begini sama dokter karena dia memang jarang ke dokter kecuali imunisasi (hehehehe). Tapi beberapa hari yang lalu saya pernah perhatikan kulitnya, ketika saya bandingkan dengan kulit saya, kulitnya dia memang lebih kuning. Bisa jadi memang dia kena sindrom ini mengingat wortel dan kabocha merupakan menu hariannya.

Hehehe… maklum, emaknya kurang pengalaman menyajikan makanan. Isi kulkasnya cuman itu. Nah selanjutnya, makanan apa saja yang mengandung beta karoten tinggi? Wortel adalah yang utama dan paling sering ditemui, Labu kuning / kabocha, pepaya, Ubi, bayam, blewah.

Kondisi kuning akibat kelebihan beta karoten ini bisa hilang setelah konsumsi berbagai makanan ber-beta karoten distop. Namun setelah kuning hilang dan kulit kembali normal, mommy bisa kok memberikan buah dan sayur tersebut, namun jangan terlalu sering dan berbarengan dalam satu hari.

Wednesday, November 28, 2012

Mengatasi Susah BAB (Sembelit) pada Bayi Mpasi

Si Cuta waktu pertama kali Mpasi sih tidak mengalami sembelit atau nangis pas BAB. BABnya memang lebih keras, sehingga dia ngeden namun tidak sampai nangis. Menurut Mommy di milis, ngeden memang diperlukan bagi bayi untuk melatihnya buang air besar jadi saya tidak terlalu khawatir. Selain itu, BABnya juga seringnya dua hari sekali. Jadi syukurnya, awal-awal Mpasi dia tidak sampai sembelit.

Sembelit merupakan hal yang lazim terjadi pada bayi yang baru Mpasi. Sembelit sih sudah pada tahap yang parah ya, Mommy, sementara masalah yang paling sering terjadi adalah bayi tidak BAB di awal-awal Mpasi, bayi ngeden keras waktu BAB atau bayi nangis kejer di awal Mpasi padahal pupnya tidak keras.

Hal ini lazim terjadi karena usus bayi masih dalam tahap ‘training’ atau penyesuaian. Pada bayi yang ekslusif ASI selama 6 bulan, usus terbiasa dengan makanan cair sehingga ketika diberikan makanan padat atau semi padat, usus bayi akan kaget. Hasilnya ya itu, tidak BAB beberapa hari, sembelit dan nangis-nangis.

Lalu untuk mengatasi sembelit pada bayi yang baru Mpasi bagaimana sih?
Saya pernah baca sharing mommy di milis. Ada tiga metode yang bisa memperlancar BAB bayi yaitu:

3F: fluid, fiber, fitness

Untuk fluid, yaitu bisa berupa pemberian air putih. Untuk postingan air putih, bisa dibaca di link mengatasi bayi yang tidak suka minum air putih.

Untuk fiber, bisa didapatkan dari buah dan sayur. Khusus buah, ada beberapa buah tertentu yang bisa digunakan untuk bisa memperlancar BAB bayi, yaitu:

P fruits: pear (xiang li), peach, plum, prune, papaya.

Khusus untuk papaya, idealnya memang bisa melancarkan pencernaan, namun ternyata cocok-cocokan juga. Selain p fruit diatas, banyak juga mommy yang menyarankan buah lain untuk memberikan melon kuning atau rock melon. Untuk Cuta sih buah ini memang hampir selalu ada, karena emaknya juga doyan (heheheheh) dan hasilnya memang membuat pencernaannya lancar.

selain buah diatas, ada juga mommy yang berhasil dengan buah naga, alpukat sama semangka. Cuman itu, cocok-cocokkan juga.

Nah, selanjutnya untuk fitness, yaitu dengan pijat bayi. Pijat di bagian perut penting untuk melancarkan pencernaan. Pijatnya dengan membentuk huruk ILU terbalik pada perut bayi. Artikelnya belakangan deh ya, saya tidak terlalu sering melakukan pijat sih karena Cuta anaknya tidak mau diam. Baru direbahin sedetik, dia udah belinjatan bangun.

Lalu gowes, yaitu dengan menggerakan kedua kaki bayi seperti menggenjot sepeda sementara bayi dalam posisi berbaring. Nah, yang ini sering saya lakukan, disertai dengan nyanyi-nyanyi.



Selain metode 3f diatas, banyak juga mommy mengatasi sulit BAB pada bayi dengan hal-hal berikut:

Berendem air anget biar badannya rileks
Oles minyak adas di perut.
Angkat kaki ke arah perut saat bayi mengedan
Gendong bayi dalam posisi berhadapan dan kakinya ditekuk jadi bayi duduk di tangan.

Tips diatas mungkin tidak berhasil pada satu anak jika diterapkan, semua kembali lagi pada kenyataan bahwa masing-masing anak memang berbeda-beda. Jika sembelit sudah parah, lebih baik hubungi dokter ya mommy.

Tuesday, November 27, 2012

Resep Pepes Teri telur (10 bulan+)

Teri merupakan salah satu jenis ikan laut yang tinggi kandungan proteinnya. Kandungan protein yang tinggi juga membuat bahan makanan yang satu ini memiliki resiko alergi bagi beberapa anak, sehingga pemberian ikan teri ini disarankan untuk bayi umur 10 bulan ke atas, namun banyak sih juga mommy yang coba-coba memberikannya di umur 9 bulan.

Teri enaknya memang digoreng, tetapi jangan salah, ikan teri juga enak di pepes. Berikut resep pepes teri telur dari moderator milis Mpasi Rumahan. Woww....

PEPES TERI TELUR

Bahan:
100 gr Teri Basah ( bukan Teri asin )
1 Butir telur (Bisa kuningnya saja untuk 8 bulan)
2 Siung bawang merah besar iris halus
1 siung bawang putih besar cincang halus
daun salam secukupnya
daun pisang secukupnya

Cara membuat:
Campur teri, bawang merah, bawang putih dan telur. Supaya wangi boleh
diberi sedikit minyak wijen.

Daun pisang dipotong kotak, lalu taruh selembar daun salam dan beri 3
sendok adonan teri. Bungkus dan sematkan lidi.
Panaskan dandang kurang lebih 10 menit, lalu kukus 20 menit/sampai matang.
Hasilnya memang agak berair, namun enak dimakan bersama nasi tim.

Monday, November 26, 2012

Resep Pepes Tahu Kemangi (8 Bulan+)

Tahu merupakan bahan Mpasi yang bergizi dan bisa dikreasikan menjadi banyak makanan sehat. Berikut ini merupakan resep olahan tahu yang patut dicoba. Sumbernya biasa, milis Mpasi rumahan. Resep ini bisa diberikan untuk bayi umur 8 bulan keatas.

Resep Pepes Tahu Kemangi

Bahan:
- 4 bh tahu putih
- 1 genggam daun kemangi segar, haluskan

Bumbu yg dihaluskan:
- bawang merah
- bawang putih
- kencur
- kaldu

cara membuat:
- Dalam wadah, campur tahu dan bumbu halus, masukkan daun kemangi aduk rata lagi
- Ambil satu lembar daun pisang, taruh adonan tahu, bungkus, semat dengan lidi atau
tusuk gigi pada ujungnya
- Kukus dalam dandang selama 20 menit, angkat
- Panggang diatas kompor dengan pemanggang ikan, hingga kering dan wangi

Sunday, November 25, 2012

Resep Kaldu Ayam (6 Bulan +)

Jika sebelumnya resep kaldu ikan, nah sekarang saya sharing resep kaldu ayam, biasa sumbernya dari milis Mpasi Rumahan yang tokcer. karena ayam merupakan bahan yang bisa digunakan untuk bayi yang baru mulai Mpasi, kaldu ayam ini bisa diberikan pada bayi umur 6 bulan.

Resep Kaldu Ayam 

Bahan:

    ½ ekor ayam kampung
    2 lt air
    1 buku jahe diiris/digeprek
    2 rumpun daun bawang
    1 rumpun seledri

Cara membuat:

    Didihkan air hingga mendidih, baru masukan ayam (untuk mengurangi amis)
    Masak selama beberapa saat
    Kecilkan api, masukkan jahe, daun bawang dan seledri
    Masak selama 2 jam
    Matikan api dan biarkan kaldu dingin
    Saring dan masukkan ke dalam kotak es batu kecil-kecil. Simpan di lemari pembeku
    Gunakan seperlunya

All About Finger Food

 Mommy pasti sering membaca istilah finger food. Iya, istilah ini sudah tidak asing lagi terutama bagi ibu-ibu yang sedang memberikan Mpasi bagi bayinya. Apa sih finger food itu? Secara awam, finger food bisa diartikan sebagai makanan yang bisa dipegang oleh bayi sehingga memungkinkan untuk dimakan sendiri oleh bayi.

Sebenarnya finger food bukanlah istilah Mpasi. Menurut wikipedia, Finger Food adalah makanan yang dimaksudkan untuk dimakan langsung dengan tangan, tidak lewat peralatan seperti pisau, garpu atau sendok.

Nah, jadi sebenarnya setiap makanan kecuali yang berbentuk cairan bisa disebut finger food. Namun jika dalam istilah Mpasi, Finger food bisa diartikan seperti pengertian di awal-awal tadi. Finger food biasanya berupa makanan yang  dipotong sdemikian rupa sehingga mudah diambil dengan tangan bayi, biasanya sebesar jari/korek api.

Nah, apa saja sih finger food yang bagus untuk bayi?

Finger Food yang baik adalah makanan yang lumer di mulut dan memiliki tekstur yang tidak terlalu keras. Lumer di mulut itu wajib, karena bayi yang belum punya gigi belum bisa mengunyah secara sempurna, sehingga mudah tersedak jika menelan makanan yang berukuran besar.

Tekstur tidak terlalu keras wajib hukumnya, kenapa? Karena itu lagi, bayi belum punya gigi sehingga mengunyahnya pakai gusi. Kalau makanannya keras, bisa-bisa melukai gusi anak.

Kapan Bayi bisa diberikan Finger Food?
Setiap bayi mempunyai perkembangan sendiri-sendiri. Idelanya ketika mulai Mpasi, bayi sudah menunjukan keinginan untuk memasukan sesuatu ke dalam mulutnya. Nah, finger food cocoknya diberikan kepada bayi yang sudah bisa menjepit makanan dengan jari telunjuk dan ibu jarinya serta sering terlihat mengunyah dengan gusinya.
Selain itu, sudah tentu bayi harus sudah bisa duduk tegak untuk mengurangi resiko tersedak.

Apa fungsi finger food?
Fungsinya adalah untuk melatih bayi makan sendiri. Selain itu, dengan makan finger
food sendiri, bayi akan belajar untuk melatih sensitifitasnya dalam menghubungkan kemampuannya memegang makanan dan memasukannya ke mulutnya sendiri. Finger food juga bisa membantu bayi belajar keterampilan motorik halusnya. Belajarnya juga dengan situasi yang menyenangkan.


Apa saja makanan yang disebut finger food?
Beragam. Idealnya sih finger food diberikan berdasarkan umur bayi. Finger food yang paling aman adalah buah dan sayuran kukus. Apel, papaya, melon, pear, wortel, brokoli dan juga zukini. Bisa dijadikan alternative.

Akhirnya kembali ke praktek. Saya pernah mempraktekan memberi finger food buat Cuta. Kalau tidak salah umurnya 8 bulan, saya iseng memberinya apel mentah. Dia sih bersemangat sekali, apalagi rasa apel mentah lebih segar dibandingkan apel kukus. Dia menggigiti apel dengan semangat, sementara air liurnya terus menetes. Beberapa potongan apel kecil mampu  ia dapatkan dan ia telan. Sisanya hanya berupa cairan apel yang ia hisap. Sekitar lima menit, ia tersedak karena potongan apel yang ia telan kebesaran. Saya tepuk-tepuk punggungnya dan potongan apel yang besar keluar bersama semua potongan yang lebih kecil. Saya hanya tertawa saja sambil mencandainya,
"Hahahah.... tak apa, Nak! itu namanya belajar. "


Untuk resep finger food bayi bisa dilihat di tag resep finger food yak.
Selamat berkreasi, mommy!