Kalau mommy mau makan kue dadar sih gampang, tinggal beli. Tapi kalau buat si baby? Ah, ini saya dapat resepnya dari milis. Plus susu dan keju, enak dan tentunya bergizi.
KUE DADAR SUSU KEJU
Bahan-bahan:
3sdm tepung beras
100 ml asi/sufor
1 butir telur ayam kampung
1sdm keju parut
1/2sdm mentega
Cara membuat :
1. Kocok telur hingga mengembang, masukkan tepungnya, aduk rata
2. Tambahkan susu dan terus diaduk
3. Masukan keju parut dan kembali aduk rata
4. Panaskan mentega di wajan anti lengket (teflon), lalu masukan adonan. Setelah matang, siap untuk disajikan
Thursday, December 13, 2012
Sunday, December 9, 2012
Say No To Makanan Instan?
Bahasa yang sederhana, namun mommy pasti tahu banyak sekali halangannya untuk menerapkannya di dunia per-Mpasian. Jujur, memang susah sekali menjalankan niat Mpasi home made yang aman dan sehat, terutama dengan adanya saudara-saudara. Saya sendiri mengalaminya, ipar sedari awal sudah menganjurkan memberi makanan instan suatu merk.
Pernah juga sekali waktu ketika saya memberikan hati ayam pada si Cuta. Ini adalah pemberian pertama, mencoba istilahnya dan ternyata dia tidak mau makan karena pahit. Ipar saya yang lagi satu dengan cepat menganjurkan untuk membelikan makanan instan. Mungkin saya memang terlalu sensi apalagi ipar yang ini sudah sering sekali memvonis bahwa baby saya PERLU makanan instan. Syukur tidak semua makanannya saya campur hati, setelah diberikan makanan baru non hati, si baby makan lagi dengan lahap.
Saya pernah putus asa dengan Mpasi Homemade ketika hampir 3 bulan Cuta GTM. Banyak jenis masakan yang saya bikinkan, namun hasilnya sama. Bibirnya tertutup dengan sukses. Lalu, dengan putus asa saya membelikannya satu box kecil makanan instan. Lama saya memilih, menimbang dan akhirnya memutuskan untuk membelikannya rasa pasta kaldu ayam.
Sampai di rumah, saya seduhkan bubur instannya dan saya cicipi. Oh, tidak! ini mah penyedap murni rasanya, kaldunya bener-bener tidak asli. Ragu-ragu saya berikan bubur ini, dan ternyata si Cuta tidak doyan juga. Hahaha.. saya tertawa puas. Ternyata dia GTM bukan karena Mpasi home made ala emaknya tidak enak, namun ternyata pada Mpasi instan juga dia say no!
Kadang saya butuh bukti untuk meyakinkan orang-orang di sekeliling bahwa bayi saya tidak perlu makanan instan. Pada mertua sih tidak masalah, karena syukur, mereka adalah orang yang mengerti bahwa iptek itu sudah berkembang dari waktu ke waktu, namun masalahnya adalah ipar-ipar yang notabene sudah berpengalaman dalam per-MPasian. Namun hingga saat ini, saya memberikan si Cuta Bubur instan baru dua kali, pertama waktu pulang kampung dan tidak ada kompor, kedua yang kemarin GTM gitu.
Saya sendiri sih tidak say no to makanan Mpasi instan, karena saya masih memberikan dia biskuit bayi merk tertentu. Alasannya klasik, tak ada oven untuk buat cookies hihihihhi
Namun memang sebaiknya untuk awal Mpasi, bayi hendaknya diberikan makanan homemade. Bubur tepung beras yang dicairkan pake ASI misalnya, memiliki rasa yang lebih tawar dibandingkan bubur instan. Ipar saya lagi satu yang babynya seumuran sama Cuta mengalaminya. Awal Mpasi diberikan bubur instan merk tertentu, terus di tengah jalan mommynya mau ganti pake yang homemade, hasilnya, bayinya menolak karena sudah terbiasa makan yang manis-manis, diberikan bubur beras dengan ASI yang lebih tawar dia tidak doyan.
Ah, miris sebenarnya melihat kebiasaan di sekitar saya yang lebih memilih Mpasi kotakan dan instan untuk bayi. Mpasi instan mengandung berbagai macam bahan kimia seperti pengawet dan juga gula tambahan, istilahnya seperti mie instan untuk orang dewasa. Bayi pencernaannya masih sangat sensitif dan rentan, diberikan paparan zat kimia seperti itu setiap hari, apa yang bisa terjadi?
Mempopulerkan Mpasi homemade sangat susah di masyarakat. Tradisi dari orang tua dahulu memang selalu mengasosiasikan makanan bayi dengan merk SUN, dan anehnya anak-anak jaman itu yang sekarang sudah dewasa ternyata baik-baik saja. Kondisi ini yang membuat kebiasaan memberikan makanan instan kepada bayi juga turun temurun. Parahnya, kebiasaan ini juga di-Amin-i oleh dokter.
Pernah juga sekali waktu ketika saya memberikan hati ayam pada si Cuta. Ini adalah pemberian pertama, mencoba istilahnya dan ternyata dia tidak mau makan karena pahit. Ipar saya yang lagi satu dengan cepat menganjurkan untuk membelikan makanan instan. Mungkin saya memang terlalu sensi apalagi ipar yang ini sudah sering sekali memvonis bahwa baby saya PERLU makanan instan. Syukur tidak semua makanannya saya campur hati, setelah diberikan makanan baru non hati, si baby makan lagi dengan lahap.
Saya pernah putus asa dengan Mpasi Homemade ketika hampir 3 bulan Cuta GTM. Banyak jenis masakan yang saya bikinkan, namun hasilnya sama. Bibirnya tertutup dengan sukses. Lalu, dengan putus asa saya membelikannya satu box kecil makanan instan. Lama saya memilih, menimbang dan akhirnya memutuskan untuk membelikannya rasa pasta kaldu ayam.
Sampai di rumah, saya seduhkan bubur instannya dan saya cicipi. Oh, tidak! ini mah penyedap murni rasanya, kaldunya bener-bener tidak asli. Ragu-ragu saya berikan bubur ini, dan ternyata si Cuta tidak doyan juga. Hahaha.. saya tertawa puas. Ternyata dia GTM bukan karena Mpasi home made ala emaknya tidak enak, namun ternyata pada Mpasi instan juga dia say no!
Kadang saya butuh bukti untuk meyakinkan orang-orang di sekeliling bahwa bayi saya tidak perlu makanan instan. Pada mertua sih tidak masalah, karena syukur, mereka adalah orang yang mengerti bahwa iptek itu sudah berkembang dari waktu ke waktu, namun masalahnya adalah ipar-ipar yang notabene sudah berpengalaman dalam per-MPasian. Namun hingga saat ini, saya memberikan si Cuta Bubur instan baru dua kali, pertama waktu pulang kampung dan tidak ada kompor, kedua yang kemarin GTM gitu.
Saya sendiri sih tidak say no to makanan Mpasi instan, karena saya masih memberikan dia biskuit bayi merk tertentu. Alasannya klasik, tak ada oven untuk buat cookies hihihihhi
Namun memang sebaiknya untuk awal Mpasi, bayi hendaknya diberikan makanan homemade. Bubur tepung beras yang dicairkan pake ASI misalnya, memiliki rasa yang lebih tawar dibandingkan bubur instan. Ipar saya lagi satu yang babynya seumuran sama Cuta mengalaminya. Awal Mpasi diberikan bubur instan merk tertentu, terus di tengah jalan mommynya mau ganti pake yang homemade, hasilnya, bayinya menolak karena sudah terbiasa makan yang manis-manis, diberikan bubur beras dengan ASI yang lebih tawar dia tidak doyan.
Ah, miris sebenarnya melihat kebiasaan di sekitar saya yang lebih memilih Mpasi kotakan dan instan untuk bayi. Mpasi instan mengandung berbagai macam bahan kimia seperti pengawet dan juga gula tambahan, istilahnya seperti mie instan untuk orang dewasa. Bayi pencernaannya masih sangat sensitif dan rentan, diberikan paparan zat kimia seperti itu setiap hari, apa yang bisa terjadi?
Mempopulerkan Mpasi homemade sangat susah di masyarakat. Tradisi dari orang tua dahulu memang selalu mengasosiasikan makanan bayi dengan merk SUN, dan anehnya anak-anak jaman itu yang sekarang sudah dewasa ternyata baik-baik saja. Kondisi ini yang membuat kebiasaan memberikan makanan instan kepada bayi juga turun temurun. Parahnya, kebiasaan ini juga di-Amin-i oleh dokter.
Wednesday, December 5, 2012
Serba-serbi Ubi Jalar dan Resep Puree Ubi Jalar (6 Month + )
Ubi jalar kaya akan beta karoten. Rasanya yang manis tapi ringan dijamin menjadi favorit bagi bayi. Ubi jalar juga bisa dicampur dengan berbagai sauran lain, buah ataupun dagin. Umbi ini tersedia sepanjang tahun sehingga mudah didapat dan harganya juga terjangkau.
Memilih Ubi Jalar
Carilah ubi jalar yang keras, tidak retak atau berbintik keras (pilih yang berbintik lembut). Satu ubi jalar ukuran menengah bisa menghasilkan sekitar 5 ons puree ubi jalar.
Bilas ubi jalar dalam air dingin. Gosok kulit dengan sikat sayuran kecil untuk menghilangkan kotoran. Bilas lagi, lalu kupas dengan pengupas sayuran. Potong ukuran dadu kecil.
Didihkan air dalam panci sedang. Kurangi panas dengan mengecilkan kompor sehingga didihan air tinggal gelembung lembut dan masak potongan ubi jalar sampai empuk (sekitar 15 menit). Tiriskan kentang manis dan bilas dengan air dingin selama tiga menit untuk menghentikan proses memasak.
Haluskan ubi yang sudah dimasak dengan food processor atau blender sampai halus. Tambahkan air secukupnya untuk mencapai konsistensi yang diinginkan. Setelah bayi siap untuk finger food, mommy bisa memberikannya dalam bentuk potongan kecil.
Puree ubi jalar dingin yang disimpan di kulkas dengan wadah BPA tahan sampai sampai 3 hari. Puree ubi jalar beku bisa tahan sampai 3 bulan. Cairkan semalaman di kulkas bawah sebelum penyajian.
Memilih Ubi Jalar
Carilah ubi jalar yang keras, tidak retak atau berbintik keras (pilih yang berbintik lembut). Satu ubi jalar ukuran menengah bisa menghasilkan sekitar 5 ons puree ubi jalar.
Bilas ubi jalar dalam air dingin. Gosok kulit dengan sikat sayuran kecil untuk menghilangkan kotoran. Bilas lagi, lalu kupas dengan pengupas sayuran. Potong ukuran dadu kecil.
Didihkan air dalam panci sedang. Kurangi panas dengan mengecilkan kompor sehingga didihan air tinggal gelembung lembut dan masak potongan ubi jalar sampai empuk (sekitar 15 menit). Tiriskan kentang manis dan bilas dengan air dingin selama tiga menit untuk menghentikan proses memasak.
Haluskan ubi yang sudah dimasak dengan food processor atau blender sampai halus. Tambahkan air secukupnya untuk mencapai konsistensi yang diinginkan. Setelah bayi siap untuk finger food, mommy bisa memberikannya dalam bentuk potongan kecil.
Puree ubi jalar dingin yang disimpan di kulkas dengan wadah BPA tahan sampai sampai 3 hari. Puree ubi jalar beku bisa tahan sampai 3 bulan. Cairkan semalaman di kulkas bawah sebelum penyajian.
Tuesday, December 4, 2012
Serba-serbi Wortel dan resep Puree Wortel (8 month+)
Beta karoten banyak terdapat pada wortel, merupakan tambahan bergizi untuk makanan bayi yang sedang Mpasi. Diambil dari parent.com, berikut langkah demi langkah dalam penyiapan dan membuat puree wortel.
Memilih dan membeli wortel
Wortel merupakan sayuran yang sangat serbaguna, setelah bayi lulus 4dr untuk puree wortel tunggal, mommy dapat mencampur wortel dengan berbagai buah-buahan, sayuran lainnya, dan daging. Carilah wortel dengan permukaan luar halus dan warna oranye yang segar. Wortel ukuran sedang bisa menghasilkan sekitar tiga ons puree. Wortel kaya akan nitrat, sehingga lebih dianjurkan untuk diberikan pada umur 8 bulan.
Cuci dan Kupas Wortel
Bilas wortel dalam air dingin dan kupas dengan pengupas sayuran. Potong menjadi
potongan-potongan kecil.
Memasak Wortel
Didihkan air dalam panci sedang. Kecilkan kompor untuk mengurangi panas (air bergelembung lembut) dan masak wortel sampai lunak (sekitar 10 sampai 15 menit). Tiriskan wortel dan bilas dengan air dingin selama tiga menit untuk menghentikan proses memasak.
Haluskan Wortel
Haluskan wortel yang sudah dimasak dalam food processor atau blender sampai halus. Tambahkan air secukupnya untuk mencapai konsistensi yang diinginkan. Setelah bayi Mommy siap
untuk finger food, mommy bisa memberikannya wortel yang telah dimasak dan dipotong-potong kecil.
Penyajian Wortel
Lezat disajikan sebagai puree tunggal, namun bisa juga dicampur dengan bahan lain seperti brokoli, kacang buncis, saus apel, ataupun daging
Dinginkan atau Freeze Sisa puree Wortel
Puree wortel dingin yang disimpan di kulkas dengan wadah BPA tahan sampai sampai 3 hari. Puree wortel beku bisa tahan sampai 3 bulan. Cairkan semalaman di kulkas bawah sebelum penyajian.
Memilih dan membeli wortel
Wortel merupakan sayuran yang sangat serbaguna, setelah bayi lulus 4dr untuk puree wortel tunggal, mommy dapat mencampur wortel dengan berbagai buah-buahan, sayuran lainnya, dan daging. Carilah wortel dengan permukaan luar halus dan warna oranye yang segar. Wortel ukuran sedang bisa menghasilkan sekitar tiga ons puree. Wortel kaya akan nitrat, sehingga lebih dianjurkan untuk diberikan pada umur 8 bulan.
Cuci dan Kupas Wortel
Bilas wortel dalam air dingin dan kupas dengan pengupas sayuran. Potong menjadi
potongan-potongan kecil.
Memasak Wortel
Didihkan air dalam panci sedang. Kecilkan kompor untuk mengurangi panas (air bergelembung lembut) dan masak wortel sampai lunak (sekitar 10 sampai 15 menit). Tiriskan wortel dan bilas dengan air dingin selama tiga menit untuk menghentikan proses memasak.
Haluskan Wortel
Haluskan wortel yang sudah dimasak dalam food processor atau blender sampai halus. Tambahkan air secukupnya untuk mencapai konsistensi yang diinginkan. Setelah bayi Mommy siap
untuk finger food, mommy bisa memberikannya wortel yang telah dimasak dan dipotong-potong kecil.
Penyajian Wortel
Lezat disajikan sebagai puree tunggal, namun bisa juga dicampur dengan bahan lain seperti brokoli, kacang buncis, saus apel, ataupun daging
Dinginkan atau Freeze Sisa puree Wortel
Puree wortel dingin yang disimpan di kulkas dengan wadah BPA tahan sampai sampai 3 hari. Puree wortel beku bisa tahan sampai 3 bulan. Cairkan semalaman di kulkas bawah sebelum penyajian.
Monday, December 3, 2012
Resep Bistik Daging Cincang (1 Year+)
Daging memang tidak ada matinya. Selain lezat, daging berbagai jenis juga sangat bergizi. Berikut resep daging yang bisa diberikan untuk anak umur 1 tahun ke atas.
Bistik Daging Cincang
Bahan:
1 lbr roti tawar ukuran mini/1/2 potong roti tawar ukuran sedang
1 sdm daging cincang
1 btr kuning telur
Daun bawang cincang halus
1 sdt Kecap manis
Margarin untuk menumis
80 ml air matang
Bumbu halus:
1 siung bawang putih
2 butir Lada hitam
Secuil pala bubuk
Cara memasak:
Hancurkan roti tawar aduk rata dengan daging cincang, telur, bumbu halus dan
daun bawang kemudian bentuk bulat pipih.
Tumis daging dengan margarin hingga berwarna kecoklatan. Masukkan air matang dan
kecap manis, masak hingga air sat. Sajikan hangat.
sumber: Milis Mpasi rumahan
Bistik Daging Cincang
Bahan:
1 lbr roti tawar ukuran mini/1/2 potong roti tawar ukuran sedang
1 sdm daging cincang
1 btr kuning telur
Daun bawang cincang halus
1 sdt Kecap manis
Margarin untuk menumis
80 ml air matang
Bumbu halus:
1 siung bawang putih
2 butir Lada hitam
Secuil pala bubuk
Cara memasak:
Hancurkan roti tawar aduk rata dengan daging cincang, telur, bumbu halus dan
daun bawang kemudian bentuk bulat pipih.
Tumis daging dengan margarin hingga berwarna kecoklatan. Masukkan air matang dan
kecap manis, masak hingga air sat. Sajikan hangat.
sumber: Milis Mpasi rumahan
Sunday, December 2, 2012
Tips Membuat Bubur Kacang Hijau Mpasi
Membuat bubur kacang hijau memang gampang-gampang susah. Tinggal dimasak di air mendidih, jadi deh. Tapi jangan kira segampang itu, pernah kan mommy membuat bubur tapi hasilnya keras bukan kepalang. Nah, dari mommy di milis Mpasi rumahan, saya nemu nih tips Mpasi ampuh dalam membuat bubur kacang hijau.
Pertama: Sudah tentu kacang hijau harus direndam dahulu, minimal 3 jam agar lebih cepat matang. Mau rendam semalaman juga okeh, namun awas jadi kecambah dia. Nah, kalau mommy orangnya pikunan terus mencegah rendaman kacang hijaunya jadi kecambah, rendamnya bisa menggunakan air matang, jangan air mentah.
Kedua: Kalau mommy tidak sempat merendam kacang hijaunya dan ingin memasak pada hari itu juga, ada juga caranya. Yaitu didihkan air, lalu masukan kacang hijau sekitar 5 hingga 10 menit hingga mendidih benar. Setelah itu matikan api dan tutup panci. Biarkan setengah jam, baru tutupnya dibuka. Nah, kacang hijaunya akan pecah kulitnya, kemudian masak kembali. Nah, lebih hemat gas jadinya dibandingkan mommy masak di atas api terus menerus.
Ketiga: Penambahan gula sebaiknya tunggu hingga kacang sudah mekar. Tunggu hingga mekar atau benyek dulu. Penambahan yang terlalu cepat bisa membuat kacang hijau tidak mau mengembang sehingga keras. Setelah mengembang dan kulit terkelupas, baru kecilkan api. Kulit kacang hijau yang sudah lepas dan mengambang bisa diambil sedikit demi sedikit. Setelah itu baru tambahkan gula, jahe dll.
resep bubur kacang hijau lain
Pertama: Sudah tentu kacang hijau harus direndam dahulu, minimal 3 jam agar lebih cepat matang. Mau rendam semalaman juga okeh, namun awas jadi kecambah dia. Nah, kalau mommy orangnya pikunan terus mencegah rendaman kacang hijaunya jadi kecambah, rendamnya bisa menggunakan air matang, jangan air mentah.
Kedua: Kalau mommy tidak sempat merendam kacang hijaunya dan ingin memasak pada hari itu juga, ada juga caranya. Yaitu didihkan air, lalu masukan kacang hijau sekitar 5 hingga 10 menit hingga mendidih benar. Setelah itu matikan api dan tutup panci. Biarkan setengah jam, baru tutupnya dibuka. Nah, kacang hijaunya akan pecah kulitnya, kemudian masak kembali. Nah, lebih hemat gas jadinya dibandingkan mommy masak di atas api terus menerus.
Ketiga: Penambahan gula sebaiknya tunggu hingga kacang sudah mekar. Tunggu hingga mekar atau benyek dulu. Penambahan yang terlalu cepat bisa membuat kacang hijau tidak mau mengembang sehingga keras. Setelah mengembang dan kulit terkelupas, baru kecilkan api. Kulit kacang hijau yang sudah lepas dan mengambang bisa diambil sedikit demi sedikit. Setelah itu baru tambahkan gula, jahe dll.
resep bubur kacang hijau lain
Resep Tahu Kukus Jamur (8 Month)
Tahu memang tidak ada matinya. Resep tahu Mpasi memang menjadi kegemaran bayi, selain karena enak juga bergizi tinggi. Berikut ada resep tahu berikutnya, yang dicampur dengan berbagai sayur dan tentunya bergizi. Resep ini bisa untuk anak umur 12 bulan ke atas karena mengandung putih telur. Bagi mommy yang nekat, bisa kok untuk umur 8 bulan.
Tahu Kukus Jamur
Bahan:
1 potong tahu putih setebal 1 cm, haluskan
1 sdm daging cincang
1 sdm jamur kancing cincang kasar (tekstur sesuaikan dng si anak yaaah..)
1 butir Telur ayam
8 lbr daun kemangi
1 lbr daun salam
2 buah tomat hijau potong-potong
Bumbu halus:
1 butir bawang merah
½ siung bawang putih
1 ruas jari kunyit
½ potong kemiri
Cara memasak::
Susun kemang, daun salam, dan tomat hijau dalam pinggan tahan panas, sisihkan.
Campur tahu, telur, daging cincang, jamur dan bumbu halus, aduk rata. Masukkan
dalam pinggan tahan panas yang sudah berisi susunan daun kemangi. Kukus hingga matang kurang lebih
25-30 menit, sajikan hangat.
Note: Klo pake tahu putih ini teksturnya agak keras saat sudah dingin, lebih enak kalau menggunakan tahu sutera. Untuk bayi, jumlah tahu sutera sekitar 2 potong tahu sutera ukuran tebal 2 cm buat 1 porsi.
Tahu Kukus Jamur
Bahan:
1 potong tahu putih setebal 1 cm, haluskan
1 sdm daging cincang
1 sdm jamur kancing cincang kasar (tekstur sesuaikan dng si anak yaaah..)
1 butir Telur ayam
8 lbr daun kemangi
1 lbr daun salam
2 buah tomat hijau potong-potong
Bumbu halus:
1 butir bawang merah
½ siung bawang putih
1 ruas jari kunyit
½ potong kemiri
Cara memasak::
Susun kemang, daun salam, dan tomat hijau dalam pinggan tahan panas, sisihkan.
Campur tahu, telur, daging cincang, jamur dan bumbu halus, aduk rata. Masukkan
dalam pinggan tahan panas yang sudah berisi susunan daun kemangi. Kukus hingga matang kurang lebih
25-30 menit, sajikan hangat.
Note: Klo pake tahu putih ini teksturnya agak keras saat sudah dingin, lebih enak kalau menggunakan tahu sutera. Untuk bayi, jumlah tahu sutera sekitar 2 potong tahu sutera ukuran tebal 2 cm buat 1 porsi.
Subscribe to:
Posts (Atom)


