Tuesday, November 13, 2012

Apa Itu Extra Virgin Olive Oil (EVOO)?

Extra Virgin Olive Oil atau yang dikenal dengan sebutan EVOO adalah minyak zaitun murni yang warnanya mirip sekali dengan warna emas. Extra virgin adalah minyak zaitun dengan kualitas tertinggi serta paling mahal. Rasanya tidak cacat dan benar-benar rasa zaitun segar.

Istilah virgin dipakai untuk menunjukan bahwa minyak olive disarikan langsung dari buah zaitun. Buah yang diperah pertama kali menghasilkan minyak berkualiats paling bagus yang dikenal dengan istilah 'extra virgin olive oil'. Sedangkan perahan kedua dikenal dengan nama 'virgin olive oil. Warnanya kuning kehijauan dengan aroma olive yang kuat.

Dalam istilah kimia, EVOO memiliki keasaman bebas, dinyatakan sebagai asam oleat, tidak lebih dari 0,8 gram per 100 gram dan nilai peroksida kurang dari 20 miliekuivalen 02. EVOO ini harus diproduksi seluruhnya dengan cara mekanis tanpa menggunakan pelarut, dan di bawah suhu yang tidak akan menurunkan minyak (kurang dari 86 ° F, 30 ° C).



Bagaimana minyak tersebut memenuhi syarat untuk disebut sebagai "extra virgin"?  Ternyata minyak juga harus melewati kedua tes resmi di laboratorium kimia dan evaluasi sensorik oleh sebuah panel mencicipi terlatih yang diakui oleh International Olive Council.

Karena minyak zaitun jenis ini dibuat dari perasan buah zaitun murni tanpa aditif, maka ada beberapa factor yang mempengaruhi kualitas dan rasa minyak, meliputi varietas zaitun digunakan, proses produksi serta dedikasi dari produsen itu sendiri.

Para ahli yang mencicipi minyak jenis ini menggambarkan bahwa EVOO memiliki ketentuan rasa seperti di bawah ini:
•    Fruity: Memiliki karakteristik rasa pedas buah  zaitun matang atau hijau segar. Hasil minyak buah yang matang lebih ringan, aromatik, seperti mentega, dan bunga matang. Hasil minyak zaitun yang masih hijau lebih berasa rumput, herba, pahit, dan pedas. Fruitiness ini juga bervariasi tergantung buah zaitun.
•    Bitter: Menciptakan sensasi rasa tajam yang menyenangkan di lidah.
•    Pedas: Menciptakan sensasi pedas di mulut dan tenggorokan


Nah, sehubungan dengan postingan menaikan berat badan bayi menggunakan EVOO sebelumnya, ini nih kandungan gizi yang terdapat dalam EVOO ini. Minyak zaitun mengandung zat yang meningkatkan nilai gizi. EVOO ini adalah sumber makanan kaya lemak tak jenuh tunggal, lemak jantung sehat. Asam lemak tak jenuh tunggal, phytophenols, dan vitamin E dalam EVOO membantu untuk mengontrol LDL atau kolesterol jahat dan meningkatkan HDL atau tingkat kolesterol baik. Antioksidan kuat, phytophenols membantu mengurangi risiko penyakit arteri koroner. EVOO juga kaya vitamin A, B1, B2, C, D, dan K, serta zat besi.

Nah itu dia EVOO, salah satu bahan MPasi rumahan yang fungsinya bisa untuk menaikan berat badan bayi. Kabar gembiranya, EVOO ini juga bermanfaat buat mommy mommy-nya loh. Saya iseng browsing dan nemu tentang khasiat EVOO ini untuk kecantikan di link ini.




Resep Sosis Ayam (8 Month +)

Ayam merupakan bahan makanan yang mudah diolah. Kandungan proteinnya yang tinggi dan rasanya yang enak membuat daging ini menjadi primadona ibu-ibu. Banyak resep makanan bayi yang menggunakan daging ayam, banyak juga produk-produk olahan ayam yang dijual di pasaran. Ya seperti sosis dan nugget. Khusus untuk sosis, karena berbahan ayam bisa diberikan bagi bayi umur 6 bulan, hanya saja karena menggunakan bumbu-bumbu lengkap, lebih baik mulai diperkenalkan di umur yang lebih tua. Sosis juga bisa diberikan sebagai finger food karena teksturnya yang padat sehingga tidak benyek saat dipegang.

Nah, daripada membeli sosis pabrik yang tidak jelas kandungannya, ibu bisa membuatnya sendiri sosis Mpasi ini. berikut resepnya, diambil dari milis Mpasi rumahan.

Resep Sosis Ayam


Bahan:
150gr daging giling tanpa lemak
1/4 sdt pala bubuk
1/2 sdt lada bubuk
1/2 sdt ketumbar bubuk
1 sdt peres garam (bisa diskip, ganti keju bagi bayi umur 8 bulan)
1 sdt peres gula (bisa diskip)
50 ml air es
1 sdm munjung tepung tapioca

Cara:
1. Campurkan semua bahan menjadi satu, aduk rata.
2. Tuang adonan ke plastik segitiga, gunting casing seperlunya, ikat ujungnya. Semprotin bahan ke casing dari ujung yg satu. Setelah bahan habis, padatkan & ikat ujung casing pake benang kasur. Ikat casing dengan benang kasur setiap 5 - 10 cm.
3. Panaskan air di dandang, kukus casing dengan wadah pyrex (jangan langsung ke alumunium dandang)
4. Alasi tutup dandang dengan kain, buka sedikit tutupnya, kecilkan sedikit api.
5. Kukus sosis kurang lebih 15 menit
6. Angkat, siram air dingin, masuk kulkas, siap olah. Bisa langsung makan atau digoreng lagi.

Monday, November 12, 2012

Cara Menaikan Berat Badan Bayi

Senang dong lihat berat badan si baby naik terus tiap bulannya. Badannya tambah montok, pipinya tembab dan senyumnya lucu. Aih.. menggemaskan sekali.

Tetapi ternyata tidak semua ibu mengalaminya. Iya, hampir sebagian besar bayi tidak mengalami kenaikan berat badan seperti yang dianjurkan WHO setiap bulannya. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari bayi yang GTM alias ga mau makan, makanannya kurang kalori, atau memang keturunan. Nah, yang terakhir memang susah diakali, karena kita tidak bisa mencampuri yang namanya genetika.

Setiap bulan berat badannya Acyuta memang nambah, namun tidak banyak. Seiring dengan perkembangannya, ternyata penambahan berat badannya tidak sepadan dengan penambahan tinggi badan dan aktivitasnya. Jika pada umur 3 bulan, ia sudah mencapai berat hampir 7 kilo, di usia yang enam bulan, eh ternyata masih di kisaran 7 juga. Bingung juga menyiasatinya. Jika dulu sebelum 3 kilo selalu berbangga setiap nimbang di dokter, setelahnya hampir selalu kecewa setiap lihat timbangan.

Nah, dari ibu-ibu di milis, saya dapat info bahwa cara menaikan berat badan bayi adalah dengan makanan yang berkalori tinggi. Bisa berupa penambahan keju, makanan yang ditumis dengan minyak atau alpukat. Selain itu bisa juga dengan makanan yang kaya zat besi seperti daging merah. Baca punya baca juga, untuk meningkatkan penyerapan zat besi itu bisa dengan air jeruk. Sehingga banyak mommy di milis memberikan sari jeruk baby bagi bayinya sesudah makan agar penyerapan zat besi makanannya optimal.

Lemak tidak dianjurkan bagi bayi karena resikonya tinggi. Buktinya, banyak kok resep makanan yang menganjurkan memakai daging tanpa lemak. Ya itu, resikonya tinggi. 

Cara paling canggih selanjutnya adalah dengan penambahan EVOO pada bubur bayi.

Lha, apa itu EVOO? kepanjangannya adalah extra virgin Olive Oil, atau minyak zaitun yang ekstra perawan (weleh-weleh terjemahannya ga banget). Penjelasannya nanti deh ya di postingan selanjutnya.

Nah, berbekal pengetahuan itu, saya meluncur ke supermarket membeli EVOO ini. Singkat kata, dapat merk Bertolli ukuran paling kecil. harganya sedang, sekitar 20ribuan. Lupa bagaimana pertama kali nyoba nambahin ke buburnya Cuta, tetapi seingat saya gagal karena nambahinnya kebanyakan.

Aroma EVOO ini rada aneh. Mungkin karena orang Indonesia, saya lebih suka aroma minyak kelapa murni. Lebih gurih dan lezat. Untuk bayi, karena mereka belum kaya rasa, mungkin oke-oke aja. Asalkan penambahannya tidak banyak alias sabar mommy, jangan buru-buru nambahin berat badannya si dedek.

Hasilnya? Hehehe.. saya tidak rutin nambahin EVOO ini jadi hasilnya tidak begitu berasa. EVOO yang 250 ml, baru habis sepertiganya. hehehe dasar emak malas.

update: ini nih postingan tentang EVOO.


Resep Pepes Belut ala Mama Fahira

Seperti judulnya, resep makanan bayi kali ini dishare sama mama Fahira di milis mpasi rumahan. Di beberapa sumber, belut sudah bisa diberikan umur 6 bulan namun tentu saja belum bisa dimasak macam-macam. Kandungan protein belut tinggi, sehingga banyak mommy yang doyan memberikan makanan ini. Saya sendiri pernah mengolah belut namun gatot alias gagal total. Bagi yang mau menyimak resep mama Fahira, ini dia:

Pepes belut ala mama Fahira
Bahan :

4 ekor belut ukuran besar, belah dan buang isi perutnya. Buang kepalanya. Cuci, rendam pake parutan timun dan air jeruk lemon. Sisihkan

Bumbu ulek :
2 buah Bawang merah
4 siung Bawang putih 4
1/2 ruas jari Kunyit

Bumbu lain :
Daun salam 4 buah
Sereh 1 batang, bagi 4
Jahe 1 ruas jari, potong jadi 4 bagian
Lengkuas 1 ruas jari, iris jadi 4 bagian

Cara membuat :
Cuci kembali belut yang sudah direndam parutan timun dan air jeruk lemon di air mengalir. Campur belut dengan bumbu halus. Ambil daun pisang, taruh belut berbumbu, beri daun salam,sereh, jahe dan lengkuas. Kukus hingga matang (kurang lebih 20 menit).

Friday, November 9, 2012

Resep Soto Ayam Komplit (8 Month +)

Kenapa ya resep makanan bayi lebih banyak untuk 8 bulan keatas? karena pada saat 8 bulan, variasi bahan makanan yang boleh dimakan sudah semakin banyak. Nah, bagaimana kalau membuatkan si kecil soto, Ibu?
Berikut resepnya, didapat dari  milis Mpasi Rumahan, dishare oleh Mom Chelsea lagi.

SOTO AYAM KOMPLIT

Bahan-bahan:
1 pasang ceker ayam kampung
1 buah fillet dada ayam kampung tanpa tulang
600 ml air
½ buah wortel sedang, kupas, potong
½ buah lobak sedang, kupas, potong
1 lembar daun salam
1 lembar daun jeruk, belah 2 buang batang tengah daun
½ batang serai
2 cm jahe, kupas, geprek
2 cm laos, kupas, geprek
Duo bawang, parut halus
½ buah kemiri, parut halus

Cara membuat:
1. Panasakan air, masukkan ceker ayam & fillet dada ayam, wortel & lobak, rebus hingga empuk
2. Setelah daging empuk, angkat & tiriskan lalu suwir-suwir lalu sisihkan
3. Lalu masukkan daun salam, daun jeruk, serai, jahe, laos, duo bawang & kemiri masak sampai matang, angkat.
4. Sajikan dgn nasi + suwiran daging ayam.

Thursday, November 8, 2012

Resep MPASI Bayi yang lagi GTM

Resep MPasi bayi saya yang lagi GTM adalah Oat Keju Alpukat. Ini sebenarnya tidak cocok dijadikan resep makanan bayi, apalagi dishare disini. Namun, berhubung makanan inilah yang bersedia dilahap sama si Cuta di sela-sela waktu GTMnya, jadinya saya malu-maluin posting disini.

Kalau ditengok sejarah GTM nya si Cuta, kemungkinan dia GTM karena belum lapar-lapar banget terus bosan dengan makanan yang diberikan selama ini. Menghadapi anak GTM memang susah sekali, susah karena dia ga mau makan, ditambah susah karena stress memikirkan akibatnya nanti. Si Cuta kurang gizi-lah, dibilang kuruslah. Apalagi mendengar komentar ibu, yang memang jarang sekali ketemu cucunya. Dibanding-bandinginlah sama ponakan, dibilang kuruslah, dibilang bodohlah. Aduh....

Si Cuta memang udah hampir 3 bulan lamanya GTM kek gini. Namun dia ga GTM sama sekali. Sesekali dia bisa menghabiskan makanannya walaupun dalam jangka waktu yang lama. Sesekali dia ogah benar disuapin bubur beras, pas dikasih bubur gandum plus susu, dia mangap-mangap. Sesekali dia menolak semua makanan. Makanya kadang saya bingung apa sebenarnya yang membuat dia ga mau makan seperti ini.

Tapi syukurnya, walau dia susah makan seperti ini, aktivitasnya ga terganggu sama sekali. Dia tetap aktif merangkak kesana kemari. Soal berat badan, Hadeuh jangan ditanya deh, walau ga turun namun naiknya ga banyak-banyak. Kondisinya masih lebih mending dibandingkan curhat-curhatan ibu-ibu di milis, yang ada bahkan anaknya sejak umur 6 bulan BB ga naik-baik gara-gara GTM. Si Cuta walau ga gemuk, tapi badannya sekel, istilahnya gilik alias bulet kek cacing tanah. Hehehhe...

Eh, sampai lupa. Menu favoritnya Cuta selama GTM adalah pure apel kukus. Simple sekali ya. Namun sesekali saya campur dengan berbagai macam buah seperti melon, pear, pepaya dan buah naga. Untuk makanannya, dia suka sama oat alias gandum. Salah satu resepnya nanti saya share belakangan.

Khusus untuk bubur beras, saya juga bingung dia maunya gimana. Biasanya bubur beras atau nasi tim saya campur dengan tumisan ayam, tahu, keju seperti di postingan Bye Bye GTM (ternyata bye bye nya sementara, hikss). Pernah dia suka, tapi tak lama langsung mingkem. Lalu diganti dengan nasi tim tambah sayur berkuah isi tumisan diatas, mingkem juga. Terus saya coba bikinin sayur bening ala mommy di milis yang katanya anaknya hap hap hap makan ini. Ternyata ahh... sesendok dua sendok masuk, setelahnya mingkem. Terakhir pengasuhnya iseng ngasih air tajin yang masih ada buburnya, eh... habis satu cangkir. weleh welehh.....

Intinya saya simpulkan sementara bahwa si Cuta tidak suka sama sekali jika bubur berasnya dicampur-campur. Saya pernah cicipin rasa bubur beras yang masih hangat, manis-manis enak memang. Mungkin itu sebabnya, dia lebih suka bubur beras polos. Tetapi bagaimana dengan kebutuhan gizinya jika hanya makan seperti itu? Alternatif saya campur sedikit dengan parutan keju dan EVOO, hasilnya suskes ditolak. Hihihihi... lalu tadi pagi saya coba buburnya ditambahin orak-arik telur. Ah, mau masuk sedikit. Yah, sedikit tidak apa-apa asal masuk.

Nah, buat mommy-mommy yang baca postingan saya ini, pasti anaknya lagi GTM. Yah, kita senasib. kadang saya iri dengan teman yang 'mengaku' anaknya ga pernah GTM, atau anaknya hap hap hap terus makannya. Saya juga iri sama anak teman atau anak tetangga yang badannya bulet berisi. Saya juga iri sama tetangga yang setiap makan anaknya ga harus ngider kesana kemari. Artinya saya ibu yang normal karena ingin anak yang super duper kalem dan baik hati. namun apa setiap anak begitu?

Eh ya sampai lupa, salah satu resep mpasi bayi GTM saya adalah Oat Keju Alpukat. Ini dia resepnya, sederhana sekali, maklum saya bukan orang yang pinter masak. hehehhe

Resep Oat Keju Alpukat

Bahan:
2 sdm makan oat non instan (pakai quacker oat yang bungkus biru)
120 ml air
Keju parut ( kira-kira aja biar tidak terlalu asin)
1/2 sdm alpukat yang sudah dihaluskan.
susu bubuk

Cara memasak
Didihkan air, masukan oat dan aduk-aduk selama kurang lebih 2 menit. Setelah matang matikan api. Masukan keju parut dan alpukat. Aduk rata. Lalu tambahkan susu bubuk. Kalau susu formula bisa ditambahkan sekarang namun kalau ASI tunggu sampai dingin. Siap dihidangkan, enaknya selagi panas.

Saya sering nyicipin, rasanya harum sekali. Enak.







Resep Puding Nagasari (10 Month +)

Kali ini resep makanan bayi untuk 10 bulan ke atas karena pake kismis. Namun jika ibu punya baby umur 8 bulan, mungkin kismisnya bisa diskip ya biar bisa dicobain. Sumber resepnya biasalah, milis Mpasi Rumahan yang dishare oleh Mommy Chelsea.

Resep Kue Puding Nagasari
Bahan-bahan:
75gr labu kuning, kupas, buang biji, parut
50gr pisang kepok matang, haluskan
1sdm keju parut
1butir kuning telur, kocok lepas
5biji kismis, cincang halus
1sdm oatmeal, grinder halus
1/4daun pandan, potong 4bagian

Cara Memasak:
Campurkan labu kuning yang sudah diparut dengan pisang kepok & kuning telur, aduk sampai rata.
Tambahkan keju parut, kismis yang dicincang & tepung oatmeal, aduk rata.
Ambil cetakan puding, tata daun pandan di dasar cetakan, tuangkan adonan puding sambil ditekan2 supaya adonan padat.
Kukus ±25menit/hingga matang.
Angkat, keluarkan dari cetakan, sajikan hangat.


Karena teksturnya yang lembut namun bisa dipegang, kue ini katanya juga bisa dipakai sebagai finger food. Selamat mencoba!