Resep MPasi bayi saya yang lagi GTM adalah Oat Keju Alpukat. Ini sebenarnya tidak cocok dijadikan resep makanan bayi, apalagi dishare disini. Namun, berhubung makanan inilah yang bersedia dilahap sama si Cuta di sela-sela waktu GTMnya, jadinya saya malu-maluin posting disini.
Kalau ditengok sejarah GTM nya si Cuta, kemungkinan dia GTM karena belum lapar-lapar banget terus bosan dengan makanan yang diberikan selama ini. Menghadapi anak GTM memang susah sekali, susah karena dia ga mau makan, ditambah susah karena stress memikirkan akibatnya nanti. Si Cuta kurang gizi-lah, dibilang kuruslah. Apalagi mendengar komentar ibu, yang memang jarang sekali ketemu cucunya. Dibanding-bandinginlah sama ponakan, dibilang kuruslah, dibilang bodohlah. Aduh....
Si Cuta memang udah hampir 3 bulan lamanya GTM kek gini. Namun dia ga GTM sama sekali. Sesekali dia bisa menghabiskan makanannya walaupun dalam jangka waktu yang lama. Sesekali dia ogah benar disuapin bubur beras, pas dikasih bubur gandum plus susu, dia mangap-mangap. Sesekali dia menolak semua makanan. Makanya kadang saya bingung apa sebenarnya yang membuat dia ga mau makan seperti ini.
Tapi syukurnya, walau dia susah makan seperti ini, aktivitasnya ga terganggu sama sekali. Dia tetap aktif merangkak kesana kemari. Soal berat badan, Hadeuh jangan ditanya deh, walau ga turun namun naiknya ga banyak-banyak. Kondisinya masih lebih mending dibandingkan curhat-curhatan ibu-ibu di milis, yang ada bahkan anaknya sejak umur 6 bulan BB ga naik-baik gara-gara GTM. Si Cuta walau ga gemuk, tapi badannya sekel, istilahnya gilik alias bulet kek cacing tanah. Hehehhe...
Eh, sampai lupa. Menu favoritnya Cuta selama GTM adalah pure apel kukus. Simple sekali ya. Namun sesekali saya campur dengan berbagai macam buah seperti melon, pear, pepaya dan buah naga. Untuk makanannya, dia suka sama oat alias gandum. Salah satu resepnya nanti saya share belakangan.
Khusus untuk bubur beras, saya juga bingung dia maunya gimana. Biasanya bubur beras atau nasi tim saya campur dengan tumisan ayam, tahu, keju seperti di postingan Bye Bye GTM (ternyata bye bye nya sementara, hikss). Pernah dia suka, tapi tak lama langsung mingkem. Lalu diganti dengan nasi tim tambah sayur berkuah isi tumisan diatas, mingkem juga. Terus saya coba bikinin sayur bening ala mommy di milis yang katanya anaknya hap hap hap makan ini. Ternyata ahh... sesendok dua sendok masuk, setelahnya mingkem. Terakhir pengasuhnya iseng ngasih air tajin yang masih ada buburnya, eh... habis satu cangkir. weleh welehh.....
Intinya saya simpulkan sementara bahwa si Cuta tidak suka sama sekali jika bubur berasnya dicampur-campur. Saya pernah cicipin rasa bubur beras yang masih hangat, manis-manis enak memang. Mungkin itu sebabnya, dia lebih suka bubur beras polos. Tetapi bagaimana dengan kebutuhan gizinya jika hanya makan seperti itu? Alternatif saya campur sedikit dengan parutan keju dan EVOO, hasilnya suskes ditolak. Hihihihi... lalu tadi pagi saya coba buburnya ditambahin orak-arik telur. Ah, mau masuk sedikit. Yah, sedikit tidak apa-apa asal masuk.
Nah, buat mommy-mommy yang baca postingan saya ini, pasti anaknya lagi GTM. Yah, kita senasib. kadang saya iri dengan teman yang 'mengaku' anaknya ga pernah GTM, atau anaknya hap hap hap terus makannya. Saya juga iri sama anak teman atau anak tetangga yang badannya bulet berisi. Saya juga iri sama tetangga yang setiap makan anaknya ga harus ngider kesana kemari. Artinya saya ibu yang normal karena ingin anak yang super duper kalem dan baik hati. namun apa setiap anak begitu?
Eh ya sampai lupa, salah satu resep mpasi bayi GTM saya adalah Oat Keju Alpukat. Ini dia resepnya, sederhana sekali, maklum saya bukan orang yang pinter masak. hehehhe
Resep Oat Keju Alpukat
Bahan:
2 sdm makan oat non instan (pakai quacker oat yang bungkus biru)
120 ml air
Keju parut ( kira-kira aja biar tidak terlalu asin)
1/2 sdm alpukat yang sudah dihaluskan.
susu bubuk
Cara memasak
Didihkan air, masukan oat dan aduk-aduk selama kurang lebih 2 menit. Setelah matang matikan api. Masukan keju parut dan alpukat. Aduk rata. Lalu tambahkan susu bubuk. Kalau susu formula bisa ditambahkan sekarang namun kalau ASI tunggu sampai dingin. Siap dihidangkan, enaknya selagi panas.
Saya sering nyicipin, rasanya harum sekali. Enak.
Thursday, November 8, 2012
Resep Puding Nagasari (10 Month +)
Kali ini resep makanan bayi untuk 10 bulan ke atas karena pake kismis. Namun jika ibu punya baby umur 8 bulan, mungkin kismisnya bisa diskip ya biar bisa dicobain. Sumber resepnya biasalah, milis Mpasi Rumahan yang dishare oleh Mommy Chelsea.
Resep Kue Puding Nagasari
Bahan-bahan:
75gr labu kuning, kupas, buang biji, parut
50gr pisang kepok matang, haluskan
1sdm keju parut
1butir kuning telur, kocok lepas
5biji kismis, cincang halus
1sdm oatmeal, grinder halus
1/4daun pandan, potong 4bagian
Cara Memasak:
Campurkan labu kuning yang sudah diparut dengan pisang kepok & kuning telur, aduk sampai rata.
Tambahkan keju parut, kismis yang dicincang & tepung oatmeal, aduk rata.
Ambil cetakan puding, tata daun pandan di dasar cetakan, tuangkan adonan puding sambil ditekan2 supaya adonan padat.
Kukus ±25menit/hingga matang.
Angkat, keluarkan dari cetakan, sajikan hangat.
Karena teksturnya yang lembut namun bisa dipegang, kue ini katanya juga bisa dipakai sebagai finger food. Selamat mencoba!
Resep Kue Puding Nagasari
Bahan-bahan:
75gr labu kuning, kupas, buang biji, parut
50gr pisang kepok matang, haluskan
1sdm keju parut
1butir kuning telur, kocok lepas
5biji kismis, cincang halus
1sdm oatmeal, grinder halus
1/4daun pandan, potong 4bagian
Cara Memasak:
Campurkan labu kuning yang sudah diparut dengan pisang kepok & kuning telur, aduk sampai rata.
Tambahkan keju parut, kismis yang dicincang & tepung oatmeal, aduk rata.
Ambil cetakan puding, tata daun pandan di dasar cetakan, tuangkan adonan puding sambil ditekan2 supaya adonan padat.
Kukus ±25menit/hingga matang.
Angkat, keluarkan dari cetakan, sajikan hangat.
Karena teksturnya yang lembut namun bisa dipegang, kue ini katanya juga bisa dipakai sebagai finger food. Selamat mencoba!
Wednesday, November 7, 2012
Resep Banana Cupcake (8 Month +)
Resep makanan bayi yang satu ini simple dan bahan-bahannya mudah didapat. Karen apake butter dan kuning telur jadi idealnya bisa diberikan untuk bayi umur 8 bulan ke atas. Oh ya, resep ini saya dapat masih dari milis ibu-ibu, Mpasi Rumahan yang okeh banget. berikut resepnya:
Banana cupcake :
175gr unsalted butter
2 pisang ambon ukuran sedang
3 butir kuning telur
165gr gluten free flour (blh diganti tepung terigu cakra hijau)
Cara :
1. Aduk2 butter (yang sudah didiamkan di suhu ruangan) sampe lembut , masukkan kuning telur, aduk lagi hingga merata sekali.
2. Masukkan pisang ambon yg sudah dipenyet , aduk lagi smpai rata.
3. Masukkan tepung sambil diayak pelan. Aduk hingga adonan rata.
4. Tuang ke dalam cetakan cupcake. Panggang di oven yg sudah dipanaskan dengan suhu 180 C selama 25 menit atau sampe matang :)
Banana cupcake :
175gr unsalted butter
2 pisang ambon ukuran sedang
3 butir kuning telur
165gr gluten free flour (blh diganti tepung terigu cakra hijau)
Cara :
1. Aduk2 butter (yang sudah didiamkan di suhu ruangan) sampe lembut , masukkan kuning telur, aduk lagi hingga merata sekali.
2. Masukkan pisang ambon yg sudah dipenyet , aduk lagi smpai rata.
3. Masukkan tepung sambil diayak pelan. Aduk hingga adonan rata.
4. Tuang ke dalam cetakan cupcake. Panggang di oven yg sudah dipanaskan dengan suhu 180 C selama 25 menit atau sampe matang :)
Tuesday, November 6, 2012
Pancake Salmon Saus Tomat Keju (1 year+)
Lagi doyan-doyannya nih share resep makanan bayi yang saya dapat dari milis Mpasi Rumahan.( mom Aksaridewi) resep pancake, namun pake salmon. Karena ikan salmon termasuk ikan laut yang mengandung resiko alergi, maka baiknya diberikan pada baby usia 1 tahun ke atas. Bagi yang minat, ini nih resepnya:
PANCAKE SALMON SAUS TOMAT KEJU
Bahan :
1 buah kentang dikukus (haluskan)
1 sdm mentega atau butter
2 sdm Wortel parut
3 sdm zucchini (bisa diganti kacang polong). Kalau kacang polong direndam air
panas dan kupas kulit arinya lalu haluskan kasar dengan sendok
2 sendok makan ikan salmon
1 butir telur
1 siung bawang putih cincang
bawang bombay secukupnya cincang
Keju parut secukupnya
Saus Tomat keju
Bahan :
2 buah tomat yg sudah merah (kupas kulit, buang biji dan blender)
Air kaldu 50 ml
Bawang putih cincang
Bawang Bombay cincang
Keju parut secukupnya
Oregano secukupnya
Cara membuat :
Pancake salmon
1. Tumis bawang bombay + bawang putih sampai wangi dan layu. Masukkan salmon,
masukkan parutan wortel + zucchini.
2. Campur bahan yg sudah ditumis kedalam kentang yang sudah dihaluskan, masukkan
telur, beri keju yg sudah diparut. Aduk adonan.
3. Siapkan wajan anti lengket, masukkan mentega atau butter.. Tuang adonan
pancake, bolak balik sampai matang kecoklatan..
Saus tomat keju
Tumis bawang bombay + bawang putih sampai wangi dan layu. Masukkan tomat blender,
keju parut dan air kaldu. Masak sampai mendidih, tambahkan oregano. Matikan
Cara penyajian : letakkan pancake dipiring, lalu siram dgn saus tomat keju..
PANCAKE SALMON SAUS TOMAT KEJU
Bahan :
1 buah kentang dikukus (haluskan)
1 sdm mentega atau butter
2 sdm Wortel parut
3 sdm zucchini (bisa diganti kacang polong). Kalau kacang polong direndam air
panas dan kupas kulit arinya lalu haluskan kasar dengan sendok
2 sendok makan ikan salmon
1 butir telur
1 siung bawang putih cincang
bawang bombay secukupnya cincang
Keju parut secukupnya
Saus Tomat keju
Bahan :
2 buah tomat yg sudah merah (kupas kulit, buang biji dan blender)
Air kaldu 50 ml
Bawang putih cincang
Bawang Bombay cincang
Keju parut secukupnya
Oregano secukupnya
Cara membuat :
Pancake salmon
1. Tumis bawang bombay + bawang putih sampai wangi dan layu. Masukkan salmon,
masukkan parutan wortel + zucchini.
2. Campur bahan yg sudah ditumis kedalam kentang yang sudah dihaluskan, masukkan
telur, beri keju yg sudah diparut. Aduk adonan.
3. Siapkan wajan anti lengket, masukkan mentega atau butter.. Tuang adonan
pancake, bolak balik sampai matang kecoklatan..
Saus tomat keju
Tumis bawang bombay + bawang putih sampai wangi dan layu. Masukkan tomat blender,
keju parut dan air kaldu. Masak sampai mendidih, tambahkan oregano. Matikan
Cara penyajian : letakkan pancake dipiring, lalu siram dgn saus tomat keju..
Sunday, November 4, 2012
Resep bakso Ikan (8 Month +)
Haha... resep makanan bayi lagi. Seperti biasa dapatnya di milis Mpasi Rumahan. Kali ini resep lauk bakso. Bisa diberikannya dari umur delapan bulan, namun karena pakai garam, mungkin mommy yang anti gulgar under 1 years bisa menggantinya dengan keju.
Untuk sekarang sih si Cuta belum pernah tak bikinin bakso berhubung belum punya gigi. Namun saya posting resep ini biar gampang nanti buka-buka pas perlu. Ini dia resepnya.
Resep Bakso Ikan
Bahannya:
1 kg ikan tengiri yg gepeng/pipih
1 sendok teh Tepung kanji
Garam secukupnya
Jahe secukupnya
Lada secukupnya
Daun bawang
Bawang goreng
5 siung Bawang putih (diulek)
Proses pembuatan bakso:
1. Ikan direndam jeruk nipis secukupnya selama 10 menit
2. Ikan dipotong fillet (dipisahkan daging, duri dan kulitnya). Duri dan kulit jangan dibuang bisa untuk bahan kaldu.
3. Ulenin fillet ikan (Diaduk-aduk) hingga agak liat - prosesnya kurang lebih 45 menit
4. Masukkan garam dan tepung kanji ke dalam ikan yg telah diulenin lalu kembali diulenin kurang lebih 20 menit lalu bentuk bulat-bulat.
Untuk kuahnya:
1. Panaskan 1 setengah liter air. Masukkan duri dan kulit ikan, bawang putih yg diulek, garam dan gula dan lada.
2. Masukkan ikan yg telah dibentuk bulat-bulat.
3. Jangan lupa tambahkan bawang goreng dan daun bawang
Untuk sekarang sih si Cuta belum pernah tak bikinin bakso berhubung belum punya gigi. Namun saya posting resep ini biar gampang nanti buka-buka pas perlu. Ini dia resepnya.
Resep Bakso Ikan
Bahannya:
1 kg ikan tengiri yg gepeng/pipih
1 sendok teh Tepung kanji
Garam secukupnya
Jahe secukupnya
Lada secukupnya
Daun bawang
Bawang goreng
5 siung Bawang putih (diulek)
Proses pembuatan bakso:
1. Ikan direndam jeruk nipis secukupnya selama 10 menit
2. Ikan dipotong fillet (dipisahkan daging, duri dan kulitnya). Duri dan kulit jangan dibuang bisa untuk bahan kaldu.
3. Ulenin fillet ikan (Diaduk-aduk) hingga agak liat - prosesnya kurang lebih 45 menit
4. Masukkan garam dan tepung kanji ke dalam ikan yg telah diulenin lalu kembali diulenin kurang lebih 20 menit lalu bentuk bulat-bulat.
Untuk kuahnya:
1. Panaskan 1 setengah liter air. Masukkan duri dan kulit ikan, bawang putih yg diulek, garam dan gula dan lada.
2. Masukkan ikan yg telah dibentuk bulat-bulat.
3. Jangan lupa tambahkan bawang goreng dan daun bawang
Aku Mau Makan Sendiri, Bu!
Di sela-sela masa gak mau makannya si Cuta, sekarang perkembangannya memasuki tahap baru. Pegang sendok sendiri! Halah, nak nak, kamu itu, makan aja ga mau udah mau megang sendok aja. Jika dahulu, ia mau diam saat digendong kesana-kesini dalam rangka acara makan, sekarang dia lebih suka berontak. Ia sudah berusaha menggapai-gapai sendoknya sendiri, tidak cukup hanya sendoknya namun mangkoknya sekalian. Jika tangannya sudah bisa menjangkau mangkok, tidak cukup hanya sampai disana, ia memasukan tangannya ke dalam makannya dan meremas-remasnya. Nice Job, Son!
Ini terjadi kira-kira sudah hampir seminggu. Saya mengerti keinginannya untuk memegang sendok sendiri. Ia ingin makan sendiri. Jujur, di usianya yang 9 bulan ini saya perhatikan anak itu sudah pintar meniru. Apa yang dikerjakan orang tua atau orang di sekelilingnya dan itu menarik bagi dia, maka dia akan memperhatikannya. Tidak lama, ia ingin melakukannya sendiri.
Hasil nyatanya, ia bisa memutar-mutar tombol volume tape bapaknya (walau ia belum tahu efek nya dan kadang kaget terlonjak sendiri saat volume lagu membesar). Ia juga dengan gampangnya bisa mencari barang-barang yang disembunyikan dibawah bantal. Dia sudah bisa goyang kalau ada suara musik dan terakhir tadi pagi ia berusaha memutar knop blender sendiri. Saya memang sering memangkunya saat memblender makanannya.
Halah kok jadi muji-muji anak sendiri sih. hihihih... BTT, keinginannya menggapai sendok ini saya sudah prediksikan bahwa ia ingin makan sendiri mengingat saya sering mengajaknya menemani bapaknya makan. Makanya, ketika makanannya sudah habis setengah dan keinginannya mengambil sendok tak terbendung, ia tak dudukkan di atas lantai dengan dialasi perlak. Saya ambilkan mangkok baru disertai sendok. Ke dalam mangkoknya saya taruh sedikit makanan dengan harapan ia belajar menyendok dan makan sendiri. Hasilnya: Ampun deh, Nak! Makanannya dibejek-bejek, ditumpahin dan mangkoknya dibalik-balik. Badan dan pakaiannya belepotan semuanya.
Namun tidak apa, ini adalah bagian dari perkembangannya. Meskipun dia lebih tepat disebut menghancurkan mangkoknya, namun sebelum acara penghancuran itu, ia sempat juga belajar menyendok. Tapi dasar si Cuta tidak mau diajari-dia ahli meniru- dia marah saat saya memegang tangannya dan mengarahkan sendoknya ke mangkok. maksudnya mengajari gitu.
Tadi waktu buka pesbuk, sempat ada postingan dari salah satu fans page yang saya ikuti bahwa ketika bayi mulai mau meraih sendok, maka beri ia kesempatan. Kita tidak harus menyuapinya setiap kali jadwal makannya tiba. Walaupun berantakan, menyuap sendiri dengan sendok dapat membantu perkembangan motoriknya.
Waduh, berarti tindakan saya sudah benar dong (bangga.mode.on).
Ini terjadi kira-kira sudah hampir seminggu. Saya mengerti keinginannya untuk memegang sendok sendiri. Ia ingin makan sendiri. Jujur, di usianya yang 9 bulan ini saya perhatikan anak itu sudah pintar meniru. Apa yang dikerjakan orang tua atau orang di sekelilingnya dan itu menarik bagi dia, maka dia akan memperhatikannya. Tidak lama, ia ingin melakukannya sendiri.
Hasil nyatanya, ia bisa memutar-mutar tombol volume tape bapaknya (walau ia belum tahu efek nya dan kadang kaget terlonjak sendiri saat volume lagu membesar). Ia juga dengan gampangnya bisa mencari barang-barang yang disembunyikan dibawah bantal. Dia sudah bisa goyang kalau ada suara musik dan terakhir tadi pagi ia berusaha memutar knop blender sendiri. Saya memang sering memangkunya saat memblender makanannya.
Halah kok jadi muji-muji anak sendiri sih. hihihih... BTT, keinginannya menggapai sendok ini saya sudah prediksikan bahwa ia ingin makan sendiri mengingat saya sering mengajaknya menemani bapaknya makan. Makanya, ketika makanannya sudah habis setengah dan keinginannya mengambil sendok tak terbendung, ia tak dudukkan di atas lantai dengan dialasi perlak. Saya ambilkan mangkok baru disertai sendok. Ke dalam mangkoknya saya taruh sedikit makanan dengan harapan ia belajar menyendok dan makan sendiri. Hasilnya: Ampun deh, Nak! Makanannya dibejek-bejek, ditumpahin dan mangkoknya dibalik-balik. Badan dan pakaiannya belepotan semuanya.
Namun tidak apa, ini adalah bagian dari perkembangannya. Meskipun dia lebih tepat disebut menghancurkan mangkoknya, namun sebelum acara penghancuran itu, ia sempat juga belajar menyendok. Tapi dasar si Cuta tidak mau diajari-dia ahli meniru- dia marah saat saya memegang tangannya dan mengarahkan sendoknya ke mangkok. maksudnya mengajari gitu.
Tadi waktu buka pesbuk, sempat ada postingan dari salah satu fans page yang saya ikuti bahwa ketika bayi mulai mau meraih sendok, maka beri ia kesempatan. Kita tidak harus menyuapinya setiap kali jadwal makannya tiba. Walaupun berantakan, menyuap sendiri dengan sendok dapat membantu perkembangan motoriknya.
Waduh, berarti tindakan saya sudah benar dong (bangga.mode.on).
Saturday, November 3, 2012
Resep Banana Cheese Muffin ( 8 Month +)
Kali ini mau nyatet sekaligus share resep jajan yang bisa dipakai camilan di sela-sela waktu makan si kecil, biasa resep makanan bayi ini saya dapat dari milis Mpasi Rumahan. Belum dicobain sih, namun
Banana Cheese Muffin
Bahan :
400 gr Pisang ambon
250 gr tepung terigu
125 gr gula pasir (optional)
3 butir telur ayam
100 gr mentega cairkan
1,5 sdt baking powder
Keju secukupnya
Bubuk cinamon seiprit
Kismis secukupnya (tuk taburan)
Cara Memasak :
1. Lumatkan pisang terus aduk dengan telur, sisihkan
2. Campur bahan-bahan kering, terigu, gula dan baking powder aduk rata lalu masukkan pisang dan telur tadi aduk rata kembali
3. Masukkan mentega / butter yang sudah dicairkan dan aduk rata.
4. Masukkan keju dan bubuk cinamon
5. Panaskan oven,dan tuang adonan ke dalam cetakan muffin.
6. Taburin kismis diatasnya. (Boleh dicincang boleh utuh)
7. Panggang dalam oven 180 derajat celcius selama 25-30 menit atau hingga mateng.
Banana Cheese Muffin
Bahan :
400 gr Pisang ambon
250 gr tepung terigu
125 gr gula pasir (optional)
3 butir telur ayam
100 gr mentega cairkan
1,5 sdt baking powder
Keju secukupnya
Bubuk cinamon seiprit
Kismis secukupnya (tuk taburan)
Cara Memasak :
1. Lumatkan pisang terus aduk dengan telur, sisihkan
2. Campur bahan-bahan kering, terigu, gula dan baking powder aduk rata lalu masukkan pisang dan telur tadi aduk rata kembali
3. Masukkan mentega / butter yang sudah dicairkan dan aduk rata.
4. Masukkan keju dan bubuk cinamon
5. Panaskan oven,dan tuang adonan ke dalam cetakan muffin.
6. Taburin kismis diatasnya. (Boleh dicincang boleh utuh)
7. Panggang dalam oven 180 derajat celcius selama 25-30 menit atau hingga mateng.
Subscribe to:
Posts (Atom)

